Posterous theme by Cory Watilo

Dinner @ Stove Syndicate

(download)

Lagi nggak mood gara-gara dikejar pekerjaan dan dateline segunung-gunung. Hiks! Trus iseng ajah gitu ngajakin @didut dan @nagacentil buat ngopi-ngopi cantik di Stove Syndicate, Tembalang. Makan apa? Yang pertama sih Club Sandwich. Enak? Lumayaaaann... Ini adalah kedua kalinya saya makan Club Sandwich di Stove Syndicate, tapi saya lebih suka yang pertama kali. Yang ini kebanyakan chopped onion nya! (T___T)

Makanan yang kedua ituh adalah Squid Sweet Chilli. Nyaaaamm! ^o^ Looovvvee ittt! =))))

Bekerja Sambil Kuliah (?)

Hihihi.. Maaf ya, sekarang saya pindah ke blog yang ini saja dan blog yang ini saja. Bukan kenapa2, sih. Blog yang This is Me not You itu mau dipakai untuk menulis bermacam hal seputar teknologi. Kebanyakan sih tentang Android, Open Source, Gadget, dan Web Design. :-D

Sebenernya, saya bisa saja bikin blog khusus untuk itu. Tapi namanya saya, pasti akan susah bagi waktu untuk menulis mana yang penting, mana yang gak jelas (baca : galau) >.< Mending yang ini diberdayakan sekalian. Hahahahah..

Trus yah, sekarang saya tuh lagi super pusiiiiiingggg!!! Lagi2 saya menyibukkan diri sendiri dengan bekerja. Alasannya sih bekerja magang, dan nyari uang jajan tambahan sendiri. Tapi lama2 pekerjaan itu berubah jadi salah satu penyebab saya suka setres dan gak jelas di segala waktu. *nangis* Yah pokoknya jadi labil deh! Emang dasar sayanya aja yang bocah! :-D

Saya bekerja di sebuah perusahaan digital agency yang berkantor di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Presticious, right? Yes, it is! O.o Pekerjaan saya adalah di bagian IT kantor itu. Mencakup developing websites, dan berbagai hal lain yang berhubungan dengan IT. Haahhhh! Kadang sih mau misuh. Disaat tugas kuliah menggila sekali, kerjaan saya juga semakin banyak. Beneran deh, pengen nangis rasanya.

Tapi yah, itu jelas resiko orang yang bekerja sambil kuliah! Akhirnya yang disambi ya kuliahnya, bukan kerjaannya. *ditabok*

Namun saya sungguh sangat bersyukur sekali. Dengan cara seperti, inilah saya bisa membeli ASUS Transformer yang saya idaman sejak berbulan lalu. Bisa membeli banyak barang dengan uang sendiri, tidak lagi sepenuhnya meminta ortu. Bisa dengan senang hati membelikan baju atau tas baru untuk adik-adikdan mama.

Disaat saya masih berstatus mahasiswa. :-)

Tapi yah, ada aja lho yang ngiri dan akhirnya nyibir. Mengatakan bahwa saya bisa membeli gadget2 terbaru dengan uang ortu. Lah, kalau iyapun begitu, nggak ada masalah kan? Nggak ada larangan kan? Toh duit ortu-ku. Bukan duitortu mereka. Hihihi... Ada juga yang bilang bahwa motorku butut. Kenapa nggak ganti motor aja daripada gonta-ganti gadget? Alasannya simple. I don't need it. I need gadgets. I love gadgets. Terutama dengan teknologi terbaru. Hahahahaha!

Biarin aja lah,cha. Cuma ngiri tapi ngggak usaha untuk mendapatkan yang setidaknya sama, itu sama aja dengan Tong Kosong Nyaring Bunyinya.:-P

Udah ah,koq malah curcol! Anyway, sekarang saya mau melanjutkan pekerjaan dulu yah,. THANK YOU. Bye byyyeeeee....! :-D

Widget Twitter yang Tidak Pas

Normalnya, widget pada sebuah web diletakkan pada bilah kanan, kiri, atau bawah pada bagian website. Bagian body, biasanya ditujukan untuk berita/artikel yang bersifat penting, urgent, esensial, atau sejenisnya. Bukan berita sekali lewat. Terlebih lagi untuk Twitter atau jejaring sosial lainnya.

Twitter menyediakan fasilitas tambahan berupa animated-widget yang dapat digunakan usernya untuk diletakkan di web / blog mereka. Bisa juga diintegrasikan dengan web / blog tersebut supaya bisa "menyatu" dan sesuai dengan template yang mereka gunakan. Dalam hal ini, user/developer dapat menggunakan Twitter API menggunakan oAuth untuk menciptakan Twitter Client mereka sendiri. Atau, jika tidak ingin repot menciptakan twitter client ini dengan menggunakan Twitter API dan oAuth nya, user dapat hanya dengan membuat script PHP sederhana yang diletakkkan di web untuk agar dapat menarik data conversation dari user tertentu di ranah kicau. Intinya, widget Twitter ini fungsinya hanya untuk memberikan informasi tambahan di web si user.

Well, nampaknya tidak demikian di web Sistem Akademik Online milik kampus saya. Beberapa menit yang lalu saat saya mengecek nilai UAS yang masuk, saya menyadari hal aneh di bagian tengah web SiAdin ini. Yapp! Widget Twitter diletakkan pada bagian tubuh / body / konten dari web ini. Informatif kah isinya? Saya tidak merasa demikian. Bilah <b>Info Akademik</b> yang berada dibawahnya malah terasa lebih penting dan meyakinkan bagi saya, ketimbang widget Twitter itu. Menurut awam saya, lebih baik malah jika widget Twitter itu berada di bilah <i>SideBar</i> seperti di dua blog utama saya..

It's just my deepest humble opinion.. :)

~°•° In a world of doesn't, I don't care. Droid Does. °•°~

@alcatrazia | @robotijoku
http://neng-ocha.com | http://robotijo.org

(download)